Minggu, 07 Juni 2015

New SETRA JETBUS HD2+ by Adiputro Wirasejati


Logo Adiputro di bagian depan bus

New SETRA JETBUS HD2+ by Adiputro

     Body terbaru yang dikeluarkan oleh Karoseri Adiputro Wirasejati yang paling tenar tahun 2015 saat ini ialah New Setra JETBUS 2+. Perkembangan dari body sebelumnya yang berbasis JETBUS 2 menggunakan selendang Travego yang diluncurkan tahun 2014, kali ini bus terbarunya menggunakan selendang berbasis Mercedes-Benz Setra Top Class 500 dari Eropa.
     Tampilan sama dengan produk sebelumnya, namun dipersangar dengan kehadiran selendang terbaru yang nampak lebih elegan dan mantap juga sedap dipandang. 

Bagian Depan :
 
Bagian Depan
New SETRA JETBUS HD2+
Mercedes-Benz OH 1626 Air Suspension
Duta Bangsa Transport Pariwisata
    Bagian depan bus masih sama dengan produk JETBUS 2, namun ternyata ada perbedaan diantara keduanya jika disejajarkan, yaitu tinggi body bus. Jika pada JETBUS 2 yang non HD memiliki tinggi 3200mm, pada Setra JETBUS 2+ yang non HD memiliki tinggi bus 3300mm. Jika series HD, pada JETBUS HD 2 dan Setra Jetbus HD 2+ memiliki ketinggian bus sekitar 3500mm, namun pada ketinggian lantai bus terdapat perbedaan ketinggian yang mencolok.
     Sistem front bumper yang terkesan lebih stylish lebih menonjolkan lekukan pada bagian bumper ternyata membuat bus tampil lebih elegan dan terlihat seperti bus buatan Eropa yang didominasikan dengan Headlamp sistem HID Lamp yang baru dan dipadukan dengan lampu kabut berwarna putih, namun tidak menyilaukan bagi pengendara didepan bus.

Bagian Samping :
 
Bagian Samping
New SETRA JETBUS HD2+
Mercedes-Benz OH 1626 Air Suspension
Duta Bangsa Transport Pariwisata
      Jika pada series JETBUS 2 selendangnya berupa Travego yang dibuat tenggelam sejajar dengan kaca samping, berbeda dengan Setra JETBUS 2+ yang menggunakan selendang setra yang berbasis timbul diatas kaca berwarna silver yang mirip dengan Mercedes-Benz Setra Top Class 500 Coach dari Eropa. Tampilan lainnya yang memukau adalah buntut dari selendang yang memanjang kebelakang berakhir diatas kaca segitiga dan dilengkapi tampilan punuk. Pada kaca belakang bagian samping dibuat dengan bentuk segitiga, persis dengan kaca segitiga Ventura

Lekukan bagian belakang
Fasilitas Bus

Bagian Belakang :
 
Bagian Belakang
New SETRA JETBUS HD2+
Mercedes-Benz OH 1626 Air Suspension
Duta Bangsa Transport Pariwisata
      Tampilan belakang dari Setra JETBUS 2+ ini tergolong baru. Mengadopsi tampilan JETBUS 2 produk sebelumnya, namun dipercantik dengan tampilan embelem logo "Adiputro" yang tertempel dibagian bawah kaca belakang menggunakan stainless steel dan tampak lebih hidup tulisannya. Pada kaca belakang bus, ternyata menyerupai tampilan kaca belakang SCORPION King buatan Karoseri Tentrem yang dibuat melembung keatas yang digunakan untuk menempelkan embelem Adiputro.

      Tampilan Grill nya pun tergolong baru dan lebih stylish dari sebelumnya. Untuk versi non HD, ada 2 Grill, sedang versi HD, ada 3 Grill.

Menggunakan Sistem High Decker.

      Pada produk Setra JETBUS 2+, ada 2 varian yang ditampilkan, varian HD dan non HD. Perbedaan HD dan non HD hanya ada pada ketinggian lantainya dan ketinggian body bus. Perbedaan ketinggiannya adalah :
Setra JETBUS 2+        : 3300mm
Setra JETBUS HD 2+ : 3500mm
      Perbedaan ini bisa dilihat dari rupa tinggi bus yang lebih tinggi dari bus non HD.

Penampakan Bus Setra yang ada dijalanan yang pernah dilihat admin adalah :
1. Pandawa 87 Trans Pariwisata
Mercedes-Benz OC500RF 2542 Air Suspension Euro4
Pandawa 87 Trans Pariwisata
N 7780 UW (PDW002)
Photos By : Ilham Kayaba Akihito

Salah satu Bus Pariwisata dengan body Setra JETBUS HD2+ yang menggunakan sasis bus Mercedes-Benz OC500RF 2542 Euro 4 yang digunakan oleh operator bus dari Pasuruan, yaitu Pandawa 87 Trans.

2. Duta Bangsa Transport Pariwisata
Mercedes-Benz OH 1626 Air Suspension
Duta Bangsa Transport Pariwisata
photos by : Muhamad Adhie Sullivansyah
Salah satu armada baru dari Duta Bangsa Transport adalah New SETRA JETBUS HD2+ yang menggunakan mesin Mercedes-Benz OH 1626 Air Suspension dengan livery Green Toscha dengan formasi kursi 59 (3-2).
Selamat Membaca. 

Jumat, 06 Maret 2015

Produk Body Bus Karoseri Morodadi Prima

Workshop Karoseri Morodadi Prima
JL. Raya Randuagung, Singosari, Kab. Malang, Jawa Timur
ISO 9001-2008

       Karoseri Morodadi Prima merupakan karoseri tertua di kota Malang yang dikelola oleh bapak Bambang Gunawan Lie yang merupakan pemilik sekaligus pendiri Karoseri Morodadi Prima. Karoseri yang sudah ada sejak tahun 1970an ini berawal dari sebuah karoseri untuk mobil kecil sekelas Colt T120 dan kemudian berkembang menjadi industri karoseri yang besar dan disegani.
    Di awal beroperasinya karoseri ini bernama Tanaking dan mengerjakan karoseri untuk mobil penumpang kecil sekelas Mitsubishi Colt T120 dan microbus dan kemudian berkembang merakit bodi bus medium dan bus besar. Nama Tanaking kemudian diubah menjadi Morodadi dan kemudian berganti nama menjadi Morodadi Prima.
   Karoseri Morodadi Prima Beralamat di Jalan Raya Randuagung, Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur sebagai pusat workshopnya, mereka pun membuka workshop baru di Bali untuk melayani perbaikan armada pelanggan yang sangat banyak di Pulau Bali, karoseri ini juga mengoperasikan fasilitas workshop di sana, tepatnya di Jalan Mahendradatta 138, Denpasar, Bali. Fasilitas ini resmi beroperasi sejak Oktober 2012. Untuk menjaga kualitas produknya, karoseri ini telah mengantongi sertifikasi ISO 9001-2008 dari British Standard Institute.
   Morodadi Prima banyak mengeluarkan produk body bus, body bus buatan Morodadi Prima dikenal sebagai karoseri pembuat bus yang piawai dalam membuat body bus yang sederhana namun tetap elegan sekaligus awet dengan Lifetime dalam jangka waktu pemakaian yang lama. Ciri khas body bus buatan Morodadi Prima awet dan tidak limbung saat diajak manuver dijalan raya, serta konstruksi body bus yang kokoh serta kerangka bus yang dibuat secara utuh dan kuat serta memiliki tingkat kekakuan body bus yang paling kaku dari lainnya.
Produk Body Bus buatan Morodadi Prima antara lain :
1.      
      Ventura.
   
Ventura
PO. Atmajaya Trans
by Muhammad Adhie Sullivansyah
Siapa yang tidak kenal dengan body bus buatan Karoseri Morodadi Prima  yang satu ini ? Pasti  semua sudah tahu karena body bus yang satu ini memiliki tingkat kerumitan hampir 95% dalam proses pembuatannya. Ya bagaimana tidak ? Karena desain dan arsitektur dari body bus ini menggunakan desain Grafis yang diubah dalam bentuk 3D (3 dimensi) yang membuatnya nyata. Morodadi Prima pun ternyata mendesain bagian atas body bus dengan rapi, body bagian bawah rapi dengan tambahan selendang bus yang dibuat model timbul yang terlihat seperti bagian yang menutupi.
Ventura (Background)
PO. Atmajaya Trans
by Muhammad Adhie Sullivansyah
Bagian belakangnya pun tidak kalah elegan. Kaca samping bagian belakang kiri dan kanan dibuat dengan bentuk segitiga lancip dengan dibuatkan bagan 3D yang seperti seolah-olah menutupi kaca tersebut yang nampak berupa kaca segitiga, sedangkan sisi luar kaca tersebut diberi stiker VENTURA sebagai nama dari body bus ini, sedang untuk bagian belakangnya tidak kalah bagusnya dengan penampang kaca segitiga dengan logo “Morodadi” dibawah kaca tersebut.
Pada bagian headlamp Ventura bisa diubah sesuai keinginan para pemesan dan mendesainnya sesuai keinginan mereka. Disamping itu pula pada bagian pintu terdapat kaca yang dibentuk menyerupai daun, ini dimaksudkan agar tidak ditiru oleh karoseri lain. 
Ventura Medium
PO. YES
by Muhammad Adhie Sullivansyah
Ventura  tidak hanya bus besar saja, tetapi ada produk bus mediumnya dengan desain sama, namun memiliki lantai bus setinggi 10 cm dari lantai bus medium lainnya. Desain untuk bus medium sama halnya dengan bus besar nya VENTURA, tetapi yang berbeda hanyalah segi selendangnya, jika untuk Big Bus VENTURA memiliki selendang bus yang berbentuk 3D yang dibuat timbul seperti ada yang menutupi, selendang Medium Bus nya juga dibuat sama, tetapi tidak terlalu timbul dan tetap menampil-
Kan unsur 3D pada bus medium. Body Bus ini sangatlah elegan dengan konstruksi body rangka besi kaku yang dibuat dengan kekakuan hampir 95%, cocok untuk chassis bus Mercedes-Benz, Hino, Isuzu, dsb.
2.      
      New Patriot



New Patriot
PO. Atmajaya Trans
by Muhammad Adhie Sullivansyah


Body bus buatan Morodadi Prima yang kedua adalah “PATRIOT”, body bus ini menjadi maskot body bus di Morodadi Prima dan menjadi produk dengan desain patent. Body ini hampir mirip dengan body Royal Travego, tetapi pada body ini dibuat desain tanpa selendang. Meski bermodel Travego, tetapi disebut sebagai Travego pun tidak sesuai karena bentuknya saja berbeda. Menggunakan desain tanpa selendang yang dibuat landai kebawah menjadikannya body ini “anti MAINSTREAM” karena berani tampil tanpa menggunakan selendang sepeser pun. Sisi lain berbedanya, ternyata kaca belakang dibentuk desain segitiga sama seperti Ventura, namun tidak selancip kaca belakang milik Ventura. Desain nya yang sama-sama 3D dengan Ventura, tetapi body ini nampak lebih gagah dari lainnya.
New Patriot (background)
PO. Atmajaya Trans
by Muhammad Adhie Sullivansyah
Bagian belakangnya pun tidak kalah bagusnya, kaca samping minimalis dan dibentuk landai menyerupai bagian selendang nampak bagus dengan tampilan kaca belakang yang berbentuk segitiga sama seperti VENTURA yang berbentuk segitiga, namun tampilan lainnya ada pada Grill nya yang dibuat terpisah di kap mesin bagian belakang. Untuk grill samping dibuat tembus pandang sehingga sirkulasi udara pendinginan mesin dapat berjalan dengan baik.
Bagian headlamp dan rearlamp bisa diubah sesuai keinginan. Body bus dengan rangka besi baja yang dirakit dengan kuat dengan tingkat kekakuan hampir 95%, cocok untuk chassis bus Hino, Mercedes-Benz, Isuzu, dsb serta terdapat varian bus mediumnya juga.
3.      
      Zonda Bus
Zonda Bus
PO. Atmajaya Trans
by Hikam Abine Nada

Banyak yang tidak tahu tentang produk Morodadi Prima yang satu ini, padahal produk ini diluncurkan bersamaan dengan 2 body lainnya Ventura dan Patriot. Produk ini mengadopsi body bus buatan jepang “Selega Bus” yang ditenarkan oleh Hino Bus beberapa tahun lalu dengan Chassis Bus Selega series Hybrid Bus. Morodadi Prima tidak serta merta mengadopsi seluruhnya, tetapi mereka membuat desain sendiri dengan lebih elegan dan aerodinamis. Mungkin banyak yang tidak tahu tentang konsep desain bus yang satu ini, dan banyak yang bingung dengan selendang yang dibuat separuh dari Glass serta membelah separuh kaca dengan sempurna. Diberi nama ZONDA karena pembelahan separuh kaca yang sempurna serta bentuknya yang “anti MAINSTREAM” membuatnya terlihat bagus, elegan dan sangar. Tetapi sayangnya body bus satu ini tidak terlalu tenar dimata pengusaha bus, tetapi tetap menjadi andalan Morodadi Prima untuk memasarkan body bus sebagai strategi penjualan produk bus berkualitas dengan desain sederhana dengan interior berkelas. Point utama yang paling menonjol jelas ada dibagian selendangnya yang terlihat mengapung dan menempel dengan kaca dengan sempurna. Untuk bagian belakang bus hampir mirip dengan Ventura, tetapi bedanya hanya ada di bagian bumper dan Grill kap mesin. Bagian headlamp dan taillamp juga bisa dikreasikan menurut selera. Body bus dengan rangka besi baja yang dirakit dengan kuat dengan tingkat kekakuan hampir 95%, cocok untuk chassis bus Hino, Mercedes-Benz, Isuzu, dsb serta terdapat varian bus mediumnya juga.
4
  .       Grand Tourismo Bus
Grand Tourismo
PO. Akas Group (Akas Chrome Edition)
by Muhammad Adhie Sullivansyah

Body Product buatan Morodadi Prima yang lain adalah GRAND TOURISMO bus, sebuah product body bus yang mengadopsi Mercedes-Benz Tourismo Coach dari Mercedes-Benz. Desainnya yang unik serta tampilan body bus yang garang nampak seperti sebuah bus buatan Eropa, selendang bus yang melengkung dari atas ke bawah bersatu dengan spion bus nampak lebih bagus lagi. Bagian bawa selendang dibuat landai, serta lengkungan yang sepadan dengan bentuknya yang Aerodinamis. Bus ini akan nampak seperti Mercedes-Benz Tourismo Coach apabila body bus menggunakan chassis bus Mercedes-Benz dan tampilan Kap bagian depan serta headlamp dan bumper nya Royal Travego, apalagi ditambah punuk khas Travego Coach yang menambah keselarasan antara body bus Indonesia dan Eropa. Banyak para pengusaha bus yang mau menggunakan body Grand Tourismo ini karena berani tampil dengan selendang yang dilipat keatas. Bagian bus GT ini yang tidak kalah serunya adalah bagian belakang yang didesain sederhana, tetapi tetap menampilkan unsur Grand Tourismo nya dengan perpaduan taillamp menggunakan Skyline atau Taillamp Scania Touring serta tampilan Grill yang sederhana menambah keselarasan body bus satu ini.
Grand Tourismo Medium
PO. Duta Prima
by Muhammad Adhie Sullivansyah
Grand Tourismo
PO. EKA MIRA GROUP
by Arief 
Disamping itu pula bentuk Grill yang hampir mirip dengan Royal Travego nya, juga yang memikat hati para pengguna ialah tampilan exterior yang kuat berbahan dasar Besi Baja Ringan dengan Fyber Plat menjadikannya Ringan dan tidak Limbung saat dibawa bermanuver. Kaca dengan Temperfed Glass 58 Black Ground Glass atau White Ground Glass (bisa dengan Ribbon atau tidak) dan tidak membuat pantulan cahaya saat terkena cahaya matahari. Ditambah Interior Bus yang berkelas makin menambah daya tarik body bus satu ini.
GRAND TOURISMO juga memiliki varian Medium Body Bus untuk pilihan Medium Bus dengan tampilan ala Eropa. Body bus seperti ini cocok untuk Bus Pariwisata, Bus VVIP Class dan Executive Class karena memiliki tampilan yang Mewah dan tidak mudah bosan. Bagian headlamp dan taillamp juga bisa dikreasikan menurut selera. Body bus dengan rangka besi baja yang dirakit dengan kuat dengan tingkat kekakuan hampir 95%, cocok untuk chassis bus Hino, Mercedes-Benz, Isuzu, dsb.

1.       Royal Travego Bus

Royal Travego
OBL SAFARI DHARMA RAYA
by Muhammad Adhie Sullivansyah

Produk Morodadi Prima yang banyak dicari ialah “Royal Travego Bus”. Mengadopsi desain Travego Mercedes-Benz, namun disesuaikan secara detail dari selendang bus dan menambahkan punuk menjalar kebelakang diatas bus. Banyak yang mengira bahwa ini Jetbus MP. Pernyataan tersebut adalah salah. Body Royal Travego Bus ini merupakan desain patent dari Morodadi Prima, banyak model dan varian Travego yang telah dikeluarkan oleh Morodadi untuk memenuhi pesanan body bus satu ini. Desain Bus berpadu dengan bus eropa, apalagi jika dipakai diatas varian bus chassis Mercedes-Benz sungguh berasa bus eropa beneran. Ada beberapa macam varian lain dari Royal Travego Bus ini antara lain :









Sekian Hanya itu saja yg tersedia artikelnya :) 
Selamat Membaca




Kamis, 27 November 2014

Jenis-Jenis Kelas Bus

Jenis-Jenis Kelas Bus Ada 4, yaitu :
1. Ekonomi
2. Bisnis / Patas
3. Bus Malam
4. Bus Pariwisata.
 
Contoh Bus Pariwisata.
Duta Bangsa
Mercedes-Benz OH 1521 Intercooler.
Setiap po bus pasti mempunyai trayek. Baik trayek AKDP, AKAP, maupun Pariwisata. Dalam halnya seperti terminal, bus sendiri memiliki fasilitas yang beragam. Mulai Recliner Seat, TV, Sound System, WC, dll yang dipersiapkan dgn baik oeh crew bus. Ada beberapa kelas, yaitu sbg berikut :

1. Kelas Ekonomi.
Yah pasti semua orang pada tau bus Ekonomi, pasti pikirannya dahulu bus tanpa AC yang sumuk. Tapi jaman sekarang, bus Ekonomi terbagi menjadi 2 bagian. Yah simak aja dulu :
a. Ekonomi non-AC (Bumel tanpa AC)
Bus Bumelan non-AC Surabaya-Malang
PO. Laksana Anda
Nissan Diesel CB
Ini kalo dipikirkan bismania Jawa Timuran, pasti ini Bus Restu odong-odong ? Yah liat trayek donk. Kalo bus ke Timuran (Probolinggo - Jember - Banyuwangi) itu rata-rata bus odong, itu rata-rata dihiasi oleh bus PO. Restu, PO. Ladju, PO. Sandy Putra, dll dsb itu masih ketimur. Untuk tengahan (jalur panas surabaya-malang) itu masih dihiasi oleh bus PO. Tentrem, PO. Dali Prima, PO. Widji Lestari, PO. Laksana Anda, PO. Malinda, dll. Jalur barat (T.Agung - T.Galek) bus non AC masih didominasi PO. Harapan Jaya dan PO. Dahlia Indah.
Jangan heran dulu kenapa bus non AC ini kurang peminat, salah satunya kurangnya fasilitas kelengkapan, seperti hiburan music, televisi, dan suhu bus yang lumayan bikin keringatan. So bus bumel begini biasanya ada bus mesin depan dan belakang. Bus ini juga menjadi pilihan karena mungkin jam parkir bus yang mepet dan yang ternyata lewat hanyalah bus non-AC. Untuk jalur sby-mlg mungkin bisa memilih, krn jam parkirnya agak mepet. Bus nya pun terbagi 2 trayek, antara AKDP dan AKAP.

Tarif bus ini pun lumayan murah. Untuk jarak dekat biasanya dipatok harga murah, untuk jarak jauh tarif agak naik karena kondisi bus itu sendiri.

Kebanyakan orang saat ini sudah tidak mau menggunakan bus bumelan non-AC lantaran sumuk, namun karena bersifat umum, jadi masih banyak bus Non-AC masih diminati di era bus AC.

b. Ekonomi AC. (Bumel AC)
Bus ATB Surabaya-Malang
PO. Pelita Mas
Hino AK 215 with Discovery

Bus AC seperti ini banyak diminati oleh orang saat ini. Dahulu fasilitas AC hanya bisa ditemui di bus malam saja, untuk bus AKDP pun masih jarang. Berbeda saat ini yang hampir seluruhnya menggunakan AC. Bus kelas Ekonomi pun gak kalah, bus seperti ini biasanya disebut Bumelan AC atau bus Ekonomi AC yang akrab disapa ATB atau AC Tarif Biasa. Kebanyakan orang kenapa memilih bus AC tarif biasa ? Jawaban yang mudah cuma 1, itu karena fasilitas yang memadai. Hampir tiap semua po bus punya bus AKDP Tarif Biasa yang mempunyai bus fasilitas AC Tarif Biasa (yg akrab sm AKDP). Dibeberapa daerah, bus AC Tarif Biasa ini banyak diminati, salah satu contoh bisa dilihat di rute jalur Surabaya-Malang yang banyak dihiasi oleh PO. Restu Panda, PO. Pelita Mas, PO. Medali Mas, PO. Kalisari, PO. Tentrem, dan lain-lain. Bus ekonomi ini terbagi 2 trayek, antara bus AKDP dan bus AKAP berkelas ekonomi.
 
ATB SBY-MLG
PO. Tentrem
Hino AK 215 with MAX

Cukup banyak sudah peminat bus AC ini, yang lebih diutamakan itu ialah keamanan dan kenyamanan penumpang yang nomer satu, sebab orang jaman sekarang jarang mau berpenampilan sederhana. Bus ATB saat ini tidak memandang chassis bus, chassis bus front engine maupun rear engine tetap eksis terus hingga nanti dengan julukan Economy Executive Class.

2. Bisnis (Patas)
PATAS JATIM Sby-Mlg
PO. Hafana AMM
Mercedes-Benz OH 1526
Bus kelas bisnis / Patas yang sering diartikan sebagai bus Cepat Tapi Terbatas antar terminal kota AKDP dan AKAP. Untuk tarif sendiri lumayan mahal, untuk jarak dekat / jauh tergantung tarif. Untuk Patas AKDP (seperti Patas Jatim) jumlah tarif bergantung jarak jauhnya jurusan, seperti bus AKDP Patas Jatim yang tarifnya bergantung pada jarak. Pada bus ini fasilitasnya agak dilebih-lebihkan, seperti televisi dengan siaran publik, MP4 Video, kursi seat 2-2, AC yang super dingin, serta pelayanan yang nyaman.

Adapun tarif Patas : (Patas Jatim Sby-Mlg contoh).
1. Po. Menggala : Rp. 20.000
2. Po. Restu : Rp. 25.000
3. Po. Tentrem : Rp. 25.000
4. Po. Kalisari : Rp. 25.000
5. Po. Laksana Anda : Rp. 25.000
6. Po. Hafana Amm : Rp. 24.000
7. Po. Malinda : Rp. 24.000

Lumayan cukup murah tarifnya untuk bus Patas Jatim jurusan Surabaya-Malang daripada Patas Jatim jurusan yang lainnya. Keadaan didalam bus patas sangat berbeda dari kelas ekonomi, jikalau di dalam bus ekonomi kita dapat menemui pengamen dan pedagang asongan di dalam bus, lain halnya di dalam bus patas yang sama sekali tidak ada pengamen maupun pedagang asongan. Tarif bus patas aslinya sebelum bbm naik itu hanya berkisar cuma Rp. 21-23.000, karena bbm naik, jadi sekarang naik cukup tinggi, Rp. 25.000 untuk bus berkelas, Rp. 24.000 untuk yang biasa patas, dan Rp. 20.000 untuk bus biasa (biasanya menjadi promosi minat penumpang).

Berbeda dengan bus Patas jurusan Surabaya-Semarang yang ada di kisaran Rp. 25.000 - Rp. 90.000 - Rp. 110.000 langsung semarang dgn melihat jarak jauhnya jurusan. Bus patas bisa terbagi 2, antara bus Patas AKDP (Patas Jatim contohnya) dan Patas AKAP.

3. Bus Malam.
 
PO. Lorena Karina AKAP
Mercedes-Benz OH 1626
Mungkin untuk yang berada di jalur yang sering dilintasi oleh bus malam mungkin tidak ada salahnya untuk bisa sharer foto bus AKAP. Bus AKAP sendiri bisa meliputi bus ekonomi, patas, dan bus malam. Untuk bus malam sendiri biasanya meliputi jurusan jarak jauh, seperti bus dengan trayek malangan adalah :
1. Jakarta - Surabaya - Malang
Meliputi : PO. Pahala Kencana, PO. Kramat Djati, PO. Rosalia Indah, PO. Lorena Karina, PO. Malino Putra (Putra Kencana Group), PO. Gunung Harta, PO. Haryanto HR 105 The Best Sakura, PO. Nusantara, PO. Harapan Jaya, dll.
2. Cirebon - Malang
Meliputi : PO. Ezri Group (Colby Persada & Ezri), PO. Handoyo, PO. Coyo, PO. Zena, dll.
3. Yogyakarta - Malang (Malang - Jogja)
Meliputi : PO. Zena
4. P. Sumatera - Jakarta - Surabaya - Malang.
Meliputi : PT. Antar Lintas Sumatera (PO. ALS jurusan Medan - Malang). PO. Lorena Karina (jurusan Lampung - Surabaya - Malang).

Biasanya bus malam jalur malangan didominasi bus-bus bagus, menggunakan fasilitas ala hotel mewah, seperti TV 32 inch, Reclining Seat, Toliet, Karaoke, dll serta jatah kupon makan dan lain-lain. Untuk pelayanannya sendiri bisa dikatakan oke karena lumayan memuaskan penumpang. Untuk jadwal, bus Malangan biasanya berangkat pukul 15.01 - 20.00 WIB. Bus-bus bagus itu pun baru bisa turun dari arah malang setelah maghrib, terkadang pukul 17.00 sudah banyak turun dari malang menuju Jakarta.

Bus Pariwisata.

Siapa yang enggak kenal dengan bus berkelas ini, pasti semua sudah tau kalau bus satu ini berkelas pariwisata. Ternyata pariwisata memiliki kelas tersendiri, yaitu dimulai dari Ekonomi Class, VIP Class, Executive Class, Luxury Class (mewah), Premium Class, Classic Class, North Weather Class, dll. Bus pariwisata biasanya memiliki fasilitas diatas rata-rata kemewahannya jika memasuki kelas VIP / VVIP keatas karena mendukung pariwisata kelas menengah keatas. Biasanya di bus pariwisata terdapat fasilitas Toliet dan Smoking Room yang pasti ada serta TV dan Karaoke yang pasti harus ada. Fasilitas AC, Recliner Seat, dll terkadang jarang dijumpai atau kadang-kadang menjumpai bus dengan kelas seperti ini. Untuk Luxury Class sampai Premium Class biasanya memiliki seat kursi 1-2 / 2-2 / 3-2 dengan jumlah rata-rata 38 / 48 / 59 per bus. Beberapa po bus pariwisata, biasanya malah memasang toilet berkelas nuansa hotel bintang 5 untuk di Luxury Class, tak jarang ada juga yang menggunakan fasilitas yang berkelas lebih mewah seperti bus pariwisata PO. Pandawa 87 asal Pasuruan, Jawa Timur yang terkenal dengan Bus Mercedes-Benz OC500RF 2542 Air Suspension dengan body New Setra Top Class 500 JETBUS HD 2 Premium Class dengan formasi kursi 2-1 berjumlah sekitar 30 kursi + fasilitas ala cafe di bagian belakang bus.

Sistem penyewaan bus pariwisata itu berbeda dengan lainnya, sistemnya seperti pesawat atau dengan booking dan pembayaran paling lambat 3-1 hari sebelum hari keberangkatan. Trayeknya pun cukup fantastis, jika paket harian, bus harus menghabiskan waktu 1 hari dijalan meski tempat yang dituju cuma 1 dan dekat, begitu pula mingguan dan bulanan, untuk harian, jika lewat dari 1 hari perjalanannya biasanya dikenakan biaya tambahan sebanyak 10% dan termasuk tip, tapi kadangkala bus pariwisata menerapkan sistem begini.


Selamat Membaca. 

Jumat, 21 November 2014

Cara Membedakan Bus Dari Posisi Air Intake.

Mungkin ini bisa menjadi cara yang terbaik untuk melihat posisi intake di bus, baik Big Bus maupun Medium Bus juga termasuk susah untuk membedakannya.
Ini adalah informasi tentang posisi Air Filter Intake atau yang dikenal dengan Filter penghisap udara dari luar. Kebanyakan orang menyebutnya sebagai "hidung" dari kendaraan, baik kendaraan bermotor dengan mesin silinder 1 dan 2, mobil dengan silinder 2, 3, 4, truk dan bus dengan silinder 4, 6, 8, 10, dan mesin yang dimiliki oleh Lamborghini Advenator yang memiliki mesin dengan jumlah silinder 12 dgn formasi V / V12.

Air Intake atau Hidung ini memiliki peranan penting dalam mesin, baik mesin sistem konvensional, maupun injeksi, hampir seluruhnya menggunakan filter ini. Filter ini berfungsi untuk menghisap dan menyaring udara dari luar, biasanya didalam filter terdapat saringan atau jala yang terbuat dari serat karbon, fungsinya untuk menahan kotoran yang masuk ke mesin saat proses injeksi berlangsung. Kali ini yang dibahas merupakan posisi atau letaknya, karena penasaran dengan beberapa letaknya, serta meluruskan sesuai kemampuan. Ini penulis (saya) tidak bermaksud menggurui atau mengajari, tetapi hanya membagikan sebuah pendapat saja.

Posisi Air Intake Microbus.

posisi di micro
garis kuning
HINO DUTRO MDBL

Posisinya jarang terlihat, tetapi jika diteliti lebih lanjut, posisi air intake nya lebih terlihat. Untuk Air Intake miliknya Dutro Bus MDBL itu sebelah kanan belakang sopir, juga miliknya Isuzu ELF Microbus juga sama dengan posisi air intake menghadap kebelakang dan hidung terletak naik keatas agak menyamping. Bentuknya seperti intake milik truk Dutro 110 LD, dan SD series. Perawatannya lumayan mudah karena aplikasinya tidak seberapa rumit. Perawatan cukup dengan membersihkan filter yang terdapat di intake, untuk Hino, biasanya terdapat 2 filter saringan yang diletakkan secara jangkap atau didobel.

Posisi Intake di Medium Bus.
 
posisi intake di medium bus
ISUZU NQR 71
VENTURA by MORODADI PRIMA
Penggemar bis sekarang memilih-milih bus. Padahal bus dari berukuran microbus, medium bus, big bus, dan big bus maxi itu semua dari keluarga bus. Bus kecil atau bus tanggung yang biasa disebut medium memiliki letak mesin di atas rangka panel roda depan dan berposisi di samping kiri bagian belakang sopir. Posisi letak Intake nya tiap merk bus berbeda lokasi, Mitsubishi FE 84G BC memiliki posisi intake tepat persis di belakang sopir (dibelakangnya roda depan) atau sebelah kanan yang memiliki bekal mesin 136 ps dan bentuk intake mirip dengan series Mitsubishi Colt Diesel Canter truk. Hino FB 130 terdapat di bagian kiri mesin dibelakang ban depan atau persis kata dibagian kiri (mirip dengan bus eropa). Sedangkan Isuzu NQR77 posisi intake nya terdapat di kanan, sedang Isuzu GIGA FRR 190Q ukuran tanggung posisi intake nya sama dengan NQR yang berada di kanan.

Posisi intake di Big Bus.

Intake di Big Bus ada 2 sisi.
Intake Kanan.
posisi di Hino AK
Hino A215
MAX by Tentrem
Posisi intake Hino R260

Intake kanan biasanya dimiliki oleh bus pabrikan Jepang, seperti Hino. Kadangkala pabrikan Eropa (Germany) spt Mercedes-Benz. Letaknya pun sama, hanyasaja produk Hino menampilkan produk mesin depan. Letaknya jika belum menggunakan body, letak intake A215 berada di belakang sopir dan terletak tinggi menghadap ke samping menjorok sedikit kekanan untuk memudahkan perawatan. Sedangkan mesin belakang ada RK dan RN, untuk apa juga harus berdebat kalo tipenya didepan mata itu benar. Jika melihat RK, melihatnya dengan melihat posisi intake, kemudian lanjutkan menuju velg roda, jika velg menunjukkan 8 baut, ada kemungkinan itu RG, dan RK dengan posisi Overhang panjang kedepan. Sedangkan melihat RN gak harus mengolong ke bawah, cukup lihat velg, panjang overhang, dan posisi intake dikanan.
Untuk Mercy seri lawas pun masih sama. Mercedes-Benz OH 1518, OH 1521 Intercooler, OH 1525 memiliki intake yang berada di kanan. Posisinya terlihat di kiri, namun ujung dari intake nya ternyata diletakkan di kanan.

Intake Kiri.
posisi intake Mercedes-Benz OH 1526
Mercedes-Benz OH 1526

Intake kiri biasanya dimiliki oleh bus pabrikan Eropa, seperti Scania, Volvo, MAN, dan Mercedes-Benz. Untuk Scania K-series, sejauh ini hanya ditemukan intake kiri. Untuk Volvo, dan MAN belum ada jawaban. Untuk Mercedes-Benz, seri OH 1526, OH 1626, OH 1830, OC500RF (O500R) 1836, dan OC500RF 2542 itu intake kanan. Saat ini yang cuma terdeteksi hanya OH 1526 dan OH 1626 yang nyata berada di kiri letaknya, sedangkan seri diatasnya susah untuk melihat posisi intake nya karena letaknya mungkin berbeda.

Tips : (Mercedes-Benz OC500RF 1836).
Untuk Mercedes-Benz series 1836, itu kode bus bukan OH, tetapi masuk di keluarga OC500RF. Untuk penamaannya sendiri di Indonesia masih banyak pertanyaan, apakah O500R, atau OC500RF. Dari beberapa data yang dihimpun, series O500R itu merupakan bus chassis Mercedes-Benz buatan Brazil, namun ternyata di Brazil sendiri menggunakan kode sama dari Germany, yaitu OC500RF.
Jadi boleh dikatakan O500R, atau OC500RF, karena masih masuk keluarga OC500RF.

Sekian.
Selamat Membaca..... 

Kamis, 30 Oktober 2014

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat Hunting Bus.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat Hunting Bus.
Baik saat hunting, maupun tidak :

1. Saat On Board di Bus.
Foto On Board yang sopan.

Foto On Board yang bagus.

Lihat kondisi, kalau memungkinkan, barulah hunting bus lain dari dalam bus yang ditumpangi.

a. Sebaiknya jangan pernah membuat file video saat bus mendahului truk atau bus lain, itu bisa membuat sopir berbuat nekad dan bisa membuat bus rusak karena mania bus yang lagi MANIAK di belakang sopir atau di dashboard bus. Yang terpenting, jangan gunakan kamera yang menggunakan Flash Light Camera, itu bisa membuat sopir kaget bukan kepalang karena kilatan cahayanya yang mendadak akan membuat penglihatan sopir kabur dan tidak konsen yang berakibat FATAL dengan bus yang dikemudikannya.
b. Jangan pernah foto speedometer bus saat bus melaju kencang hingga 135 km/h atau 140 km/h, karena itu bisa membuat sopir bernafsu akan kecepatan yang bisa membuat sopir dicap sebagai sopir maut. Padahal bus tidak dirancang untuk kecepatan, melainkan kenyamanan dan kemewahan (Luxury Class)
c. Jangan pernah main nyelonong didalam bus, bisa-bisa anda dilempar keluar kalo main nyelonong ambil gambar interior bus tanpa melihat situasi.
d. Usahakan bersikap tenang, jangan pernah bicara yang enggak-enggak dan berperilaku bocah.
e. Bayarlah karcis tepat waktu jika naik bus Ekonomi (baik ATB maupun Bumel non AC) atau Patas (baik Patas Jatim maupun lainnya) dengan tarif yang ada. Jika naik bus Ekonomi, pastikan tiket selalu dipegang, jangan dibuang atau dirusak, karena tiket akan dirobek sebagai tanda penumpang jurusan tertentu.
f. Jika duduk di kursi belakang, usahakan jangan protes karena mesin atau goncangan, terlebih bus AC Tarip Biasa. Usahakan bersikap dewasa, karena bus dinaiki bus umum, bukan bus sendiri.
g. Jangan godain kernet dan sopir saat melaju, karena itu hal berbahaya, dan jangan pernah katakan "NGEBLONG" didepan sopir, sama saja anda menyuruh sopir untuk ngeblong tanpa dipikir.

2. Saat Hunting di Pinggir Jalan.
Jarak Aman dari jauh.
HAFANA AMM LEGACY SR-1 LE LAKSANA
Mercedes-Benz OH 1526
photos by : Muhammad Adhie Sullivansyah

Hal-hal yg perlu diketahui lainnya adalah:

a. Usahakan tetap berada ditempatnya.
Meski kamfret moment
yang penting Safety First
MAX
by Muhammad Adhie Sullivansyah
kalo tidak berada ditempat anda berdiri sama saja anda membahayakan keselamatan. Usahakan Safety Hunting kalo bisa, tidak usah ndelosor, tidak usah segala macam, cukup berdiri atau jongkok itu sudah cukup untuk memberikan isyarat bahwa anda akan mengambil gambar bus.
b. Jangan pernah meminta klakson maupun lampu dim saat hunting. Kebanyakan memang meminta lampu dim dan klakson, tapi itu sama saja anda mengemis, usahakan tetap tenang dan sebisanya untuk bersikap dewasa. Sopir akan memberikan dim dan klakson sekaligus tanpa mengemis jika anda hunting dalam keadaan tenang. Sopir memberikannya itu pertanda jika sopir berterima kasih kalau bus nya difoto
c. Berikan senyuman bahwa anda senang kalau bus yang diincar lewat, namun tidak membawa kamera, sebaiknya berikanlah jempol serta senyuman bahwa anda menyapa sopir, maka sang sopir akan kembali menyapa anda, terkadang kernet pun tidak mau kalah memberikan sapaan kpd anda jika anda bersikap baik.

3. Saat diterminal.
Cukup kejauhan saja.
By : Muhammad Adhie Sullivansyah

Ada baiknya kalo anda bersikap tidak terlalu memperlihatkan sikap bismania anda didepan umum. Lebih baik anda bersikap tenang dan tidak membawa kamera besar kalau didepan umum, apalagi di gate keberangkatan dan kedatangan.

a. Baiknya tidak mengoceh terlalu jauh kalo berbicara dengan penumpang lain. Jaga sikap anda baik-baik, karena anda merupakan orang yang mengunjungi atau menjadi pengunjung terminal. Jika anda berbicara dengan penumpang tertentu dengan jurusan yang jauh (baik jurusan dekat maupun jauh) ada baiknya untuk menjaga nama baik sendiri maupun komunitas.
b. Jaga selalu barang bawaan. Kalo diterminal biasanya rawan pencopetan, ada baiknya kalau anda tidak membawa dompet berisi uang banyak, jika membawa kamera, cukup 1 saja yang dibawa. Karena kita bukan orang yang mau bepergian, tetapi kita orang yang akan Hunting di terminal.
c. Selalu utamakan safety. Safety Hunting. Yah ini memang yang terpenting, utamakan safety, baik didalam terminal maupun di luar terminal.

4. Perilaku dan Sikap saat Hunting dari atas kendaraan.
Baik mobil pribadi maupun sepeda motor jikalau hunting ada tata caranya yang tidak sembarangan.
Posisi tidak mendekati Bus jika naik kendaraan.

a. Usahakan tidak sendiri. Maksudnya tidak sendiri itu artinya posisi tidak dalam mengendarai kendaraan sendirian, lebih baik ada teman. Kalau mobil enggak masalah, yg menjadi masalah nya cuma konsentrasi kadang tidak terfokus, hanya terfokus ke jalan raya, itu sebenarnya bisa mengganggu. Lebih baik ajak teman, ortu, atau pacar yang bisa bawa mobil dan kamu jadi penumpangnya bisa pegang kamera semaumu.
b. Berboncengan kalau naik sepeda motor. Itu hal wajib, kalo anda sendirian sama saja membahayakan keselamatan di jalan raya. Hunting bus versi naik motor + kamera ini cuma bisa ditemui di Jalur Lintas Tengah di Provinsi Jawa Timur aja. Biasanya banyak ditemui di :
Trans Probolinggo - Pasuruan,
Pasuruan - Bangil - Gempol,
Gempol - Pandaan,
Pandaan - Malang,
Sukorejo - Malang,
Purwosari - Pasuruan,
Malang - Blitar (jarang).

Gempol - Malang itu sudah meliputi Jalan Raya Surabaya - Malang yang dimulai dari KM. 27 dari lepas tol Gempol - Tol Sidoarjo, dan berakhir di Fly Over Arjosari, Malang dengan KM. 101 (200 m setelah Karoseri Adiputro). Pemandangan ini jarang terlihat, tetapi kadang juga terlihat, paling sering terlihat di Sukorejo - Purwosari (Pasuruan) itu banyak terlihat pemandangan Hunting dr motor. Yang terpenting anda harus berdua alias berboncengan karena keselamatan dan safety berkendara.
c. Jika naik bak di pick-up. Kalau anda asalnya begini, cukup untuk membawa kamera hp, pasalnya jika diatas pick-up hunting menggunakan DLSR sama aja seperti orang udik alias baru kenal gaya. Untuk menghindarinya gampang, naik pick-up (usahakan tidak menyetop mobil orang) tapi mobil sendiri.


Arti Dim, Klakson, dan gaya aneh kernet bus.
Kebanyakan saat hunting kita menemukan hal ini. Sejatinya ini adalah sapaan crew kepada kita. Ini maksudnya :

1. Dim. 
Tanpa mengemis + lokasi tepat, sopir akan mengasih dim dgn sendirinya.
Yah, yg banyak paling ngemis ini ialah dim, gak usah pake acara ngemis sudah dikasi kalo posisi hunting nya berada di tempat yang aman, lagian itu merupakan sapaan sopir, gak semua sopir mau mengasih, hanya sopir tertentu saja yang mau mengasih dim, kadang kala sopirnya ikut eksen juga :D hehe
2. Klakson. Ada 2 versi, pertama klakson biasa, klakson hanya pertanda sapaan biasa bagi bus bumel, AKDP, dan AKAP. Untuk klakson telolet sendiri yang banyak diincar masih jarang banyak dijumpai. Kebanyakan bus biasanya bus pariwisata kalo klakson telolet, untuk bus jurusan sendiri belum pernah tau ada yang pake. Klakson sendiri pun jarang dikasih oleh pak sopir :D hehe
3. Gaya Kernet + Sopir. 
Gaya yang tak lain kernet
Editing by Adhi
Jarang bgd nih kena gaya kernet. Gayanya pun bermacam-macam. Ini maksudnya untuk menyapa kita yg hunting :D hehe, kadang kita menjumpai sopir berdada-dada sambil mencibir, kadang sopir jempol aja, kadang sopirnya kya gimana gitu. Kernet biasanya bermacam-macam, ada dikasi lambaian, dikasi telunjuk, dikasi jempol, dikasi muka, dikasi apa, dikasi kaki juga kadang kala, dikasi bokong :v yg paling greged. Kondektur sendiri belum banyak menjumpai gayanya saat difoto krn posisi kondektur enggak didepan bus. 

Selamat Hunting. Utamakan Safety Hunting Bray :)

Selamat Mencoba dan Membaca.